Apa Itu Haji Plus, Biaya, Masa Tunggu, dan Waktu Pelaksanaan

Apa Itu Haji Plus, Biaya, Masa Tunggu, dan Waktu Pelaksanaan

·

4 min read

Sebagai calon jemaah yang akan berangkat ke Tanah Suci, Anda perlu memahami apa itu haji plus secara lengkap. Karena seperti yang kita ketahui tentang ibadah haji tidak hanya soal biayanya yang mahal, tetapi juga masa tunggunya sampai berpuluh tahun.

Akan tetapi, ada sebuah program haji khusus yang masa tunggunya hanya berselang beberapa tahun saja. Inilah yang dinamakan haji plus. Namun, apa sebenarnya layanan haji khusus tersebut dan apakah lebih efektif dari segi biaya dan waktu ketimbang haji reguler biasa?

Apa Itu Haji Plus yang Harus Diketahui oleh Calon Jemaah?

Jadi, apa itu haji plus? Untuk Anda ketahui, haji plus adalah program haji yang diselenggarakan oleh penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK), yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Agama (Kemenag). Program ini menggunakan kuota nasional yang ditetapkan oleh pemerintah dan menawarkan layanan dan fasilitas yang lebih baik daripada haji reguler.

Salah satu keunggulan haji plus adalah lokasi penginapan yang lebih dekat dengan Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah, sehingga memudahkan jemaah untuk melaksanakan ibadah. Selain itu, durasi ibadah di Tanah Suci juga lebih singkat, yaitu sekitar 19-26 hari, dibandingkan dengan haji reguler yang bisa mencapai 40 hari.

Biaya Haji Plus

Meskipun secara fasilitas, haji plus lebih unggul, namun tentunya juga memiliki biaya yang lebih mahal daripada haji reguler. Biaya haji khusus ini bervariasi tergantung pada paket yang ditawarkan oleh masing-masing PIHK. Biasanya, biaya haji plus berkisar antara 10.000-15.000 dollar AS per jemaah, atau setara dengan 152-237 juta rupiah (kurs 1 dollar AS = 15.298 rupiah).

Biaya ini sudah termasuk tiket pesawat, visa, akomodasi, transportasi, makan, dan asuransi. Untuk mengetahui biaya haji plus secara lebih rinci, Anda bisa menghubungi travel haji plus terbaik di Jakarta yang Anda pilih atau mengunjungi situs web resmi mereka.

Masa Tunggu Haji Plus

Setelah memahami apa itu haji plus dan biayanya, Anda juga perlu mengetahui salah satu alasan mengapa banyak orang memilih program ini karena masa tunggunya yang lebih singkat daripada haji reguler. Jika memutuskan untuk memilih program haji reguler, maka Anda harus bersabar menunggu antrian yang bisa mencapai puluhan tahun, tergantung pada provinsi asal Anda.

Hal ini disebabkan oleh kuota haji yang terbatas dan jumlah pendaftar yang terus meningkat setiap tahunnya. Menurut data Kemenag, pada tahun 2023, jumlah pendaftar haji reguler mencapai 4,6 juta orang, sedangkan kuota haji Indonesia hanya sekitar 221 ribu orang.

Sementara itu, jika mendaftar haji plus, Anda hanya perlu menunggu sekitar 5-9 tahun untuk bisa berangkat haji. Hal ini karena kuota haji plus lebih besar daripada haji reguler, yaitu sekitar 30 persen dari total kuota haji Indonesia.

Selain itu, jumlah pendaftar program ini juga lebih sedikit daripada haji reguler, sehingga antriannya tidak terlalu panjang. Untuk mendaftar haji plus, Anda bisa langsung menghubungi PIHK yang Anda pilih dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan. Anda juga harus membayar uang muka sebesar 25 juta rupiah sebagai tanda jadi.

Berapa Lama Waktu Pelaksanaan Haji Plus?

Waktu pelaksanaan haji plus tergantung pada jadwal keberangkatan yang ditentukan oleh PIHK. Biasanya, jemaah akan berangkat sekitar satu minggu sebelum tanggal 8 Dzulhijjah, yaitu hari pertama pelaksanaan ibadah haji.

Jemaah akan tiba di Jeddah dan kemudian diantar ke penginapan di Mekkah. Di sana, mereka akan melaksanakan ibadah umrah dan tawaf wada sebelum menuju ke Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah.

Setelah melaksanakan wukuf di Arafah, jemaah akan menuju ke Muzdalifah untuk bermalam dan mengambil batu kerikil. Pada tanggal 10 Dzulhijjah, mereka akan melontar jumrah aqabah di Mina dan menyembelih hewan kurban. Kemudian, mereka akan kembali ke Mekkah untuk melakukan tawaf ifadah dan sai.

Setelah itu, mereka akan bermalam di Mina selama tiga hari (11-13 Dzulhijjah) dan melontar ketiga jumrah (jumrah ula, wustha, dan aqabah) setiap harinya. Pada tanggal 14 Dzulhijjah, mereka akan kembali ke Mekkah untuk melakukan tawaf wada dan bersiap-siap untuk berangkat ke Madinah.

Di Madinah, jemaah haji plus akan mengunjungi Masjid Nabawi dan makam Nabi Muhammad SAW. Mereka juga akan mengunjungi beberapa tempat bersejarah, seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Bukit Uhud, dan lain-lain.

Jemaah biasanya akan menghabiskan waktu sekitar 3-5 hari di Madinah sebelum kembali ke Jeddah dan terbang ke Indonesia. Seperti yang sudah kami jelaskan di atas tentang apa itu haji plus, total waktu pelaksanaan haji plus adalah sekitar 19-26 hari, tergantung pada paket yang dipilih.

Akhir Kata

Sebagai kesimpulan akhir dari apa itu haji plus, ini adalah program khusus yang diselenggarakan oleh jasa travel resmi di Indonesia, yang memang sudah berizin dari Kemenag.

Masa tunggu sampai keberangkatan ke Tanah Suci jauh lebih singkat ketimbang haji reguler biasa. Meskipun memakan biaya yang cukup mahal, namun tidak mengurangi niat para calon jemaah untuk berangkat ke Tanah Suci menggunakan layanan haji plus.

Baca juga : Cara Praktis Membuat Deskripsi Produk yang Menggugah Pelanggan